Muhammad Iqbal
BYRON
Nyala api akan merekah,
Seperti mawar dan tulip,
Dari lahan taman,
Jika kautuang satu atau dua teguk
Dari cawannya,
Selalu masih mendidih.
Hawa dingin Inggris
Tak memuaskan semangatnya.
Semangat kalbunya yang berkobar-kobar
Membakar utusan cinta.
Keindahan negeri khayali apa
Yang dicipta oleh khayalnya?
Menyaksikan epifaninya
Darah muda tenggelam dalam ekstase.
Namun karena kecemerlangan pikirannya,
Burung yang membubung tinggi itu
Membiarkan sarangnya jatuh dalam perangkap,
Ia memilih
Terbang tinggi di angkasa.
Penerjemah: Abdul Hadi W.M.